Analisis Kadar Karbohidrat Pada Nasi Merah Dengan Metode Nelson-Somogyi

Linda Triana, Monica Ayu Febriyanti, Ratih Indrawati

Abstract


Beras merah adalah salah satu jenis beras yang lebih difungsikan sebagai salah satu menu diet sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan didalam beras merah memiliki peranan baik bagi kesehatan diantaranya vitamin B dan vitamin E ,serat, mineral, dan zat gizi lainnya. Selain digunakan sebagai salah satu menu diet, beras merah juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar karbohidrat nasi merah dengan pemanasan selama 6 jam, nasi merah yang didinginkan selama 6 jam dan nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam lalu dipanaskan kembali selama 5 menit. Penelitian ini di lakukan di laboratorium Pertanian Politeknik Negeri Pontianak pada tanggal 20 Mei 2019. Sampel pada penelitian ini adalah nasi merah yang sudah masak dengan pemanasan selama 6 jam, nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam dan nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam lalu di panaskan kembali selama 5 menit. Metode Pemeriksaan yang di gunakan dalam pemeriksan ialah metode Nelson-Somogyi. Hasil pemeriksaan kadar karbohidrat pada nasi merah yang sudah masak dengan pemanasan 6 jam rata-rata sebesar 6.664 %, Kadar karbohidrat pada nasi merah yang didinginkan selama 6 jam didapatkan rata-rata sebesar 11,0680 %, dan Kadar karbohidrat pada nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam lalu dipanaskan kembali selama 5 menit didapatkan rata-rata sebesar 8,350 %. Dari hasil uji statistik diperoleh nilai signifikan p = 0,025 (p<0,050) sehingga Ha di terima yang artinya ada perbedaan kadar karbohidrat pada nasi merah dengan pemanasan selama 6 jam, nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam dan nasi merah yang didinginkan selama 6 jam lalu di panaskan kembali selama 5 menit.


Keywords


Nasi merah; Karbohidrat; Pemanasan Rice cooker

References


Akhiyar, D., Wisky, 1. A. and Rahim, R. (2018) Decision Support System Penentuan Menu Makanan Pada Penderita Obesitas, 8(1), pp. 15-25.

Almatsier, S. (2010) Prinsip dasar ilmu gizi. Edisi 9, PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta

Basset, J. et al. (1994) Buku Ajar Vogel: Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. Edisi 4. Edited by H. Pudjaatmaka. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Endrawati, S. S. H. (2014) Pengertian Karbohidrat, Klasifikasi Karbohidrat Dan Metabolisme Karbohidrat. doi: 10.1080/10618562.2015.1091449.

Haryono, M. (2011) Kandungan Nutrisi Nasi Putih Dilihat dari Proses Pengolahannya'.

Imelda, F., Purwandani, L. and Redha, Abdi (2017) analisis hasil perkebunan. revisi. pontianak: program studi teknologi pengolahan dan hasil perkebunan jurusan teknologi pertanian politekknik negeri Pontianak.

Jauhari, A. (2015) Dasar-Dasar Ilmu Gizi. Yogyakarta: Jaya Ilmu. JR, R.. D. and Underwood, A. L. (2002) Analisis Kimia Kuantitatif. Edisi 4. Edited by H. Wibi and L. Simarmata. Erlangga, Jakarta.

Khalil N, M. (2016) Raja Obat Beras Merah. 1st edn. Edited by fl. S. Suyantoro. ANDI. Yogyakarta.

Kurniawan, F., Hartini, S. and Hastut, D. (2015) Pengaruh Pemanasan Terhadap Kadar Pati Dan Gula Reduksi pada Tepung Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus Lamk) (The Effect Of Heating To The Content Of Starches And Sugar Reduction', Fsm Uksw, pp. 1-7.

Mahardika (2011) 'Peningkatan Suhu Pada Rice Cooker Dihitung Dalam 48 Jam'.

Nugraheni, M. (2016) pengetahuan bahan pangan nabati. pertama. plantaxia. Yogyakarta.

Prabowo, H., Djoar, D. W. and Pardjanto (2014) "Korelasi Sifat-Sifat Agronomi dengan Hasil dan Kandungan Antosianin Padi Beras Merah Correlation of Agronomic Characters with Yield and Anthocyanin Content of Brown Rice', 16(2), pp. 49-54.

Rohman, A. (2013) Analisis komponen makanan. pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Samsu U Nurdin, Siska Setia Ningrum, Subeki, Sussi Astuti, A. S. (2015) 1,2*' Siregar, S. (2014) Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual & Spss. Edisi 1. Kencana Prenademedia Group. Jakarta.

Sugiyono (2017) metode penelitian, alfabeta, Bandung.

Suharti, T. (2017) Dasar-dasar Spektrofotometri UV-VIS dan Spektrometri massa untuk penentuan senyawa organik. AURA CV. Anugrah utama Raharja. Bandar Lampung.

Sujarweni, V. wiratn. (2014) Metodologi Penelitian Keperawatan. Edisi 1. Gava media. Yogyakarta.

Sulistiyono, A. (2014) Penentuan Jenis Karbohidrat Dengan Uji Kualitatif Menggunakan Reagen Pada Sampel Mie Instan'.

Warsito, H., Rindiani and Nurdyansyah, F. (2015) Ilmu Dasar Bahan Makanan. pertama. Nuha Medika. Yogyakarta.

Widhyasari, L. M., Putri, N. L. N. D. D. and Parwati, P. A. (2017) *Determination Carbohydrate Level of White Rice in the Rice Cooker Heating Process With Time Variation', Bali Medika Jurnal, 4(2), pp. 115-125. Availableat:http://balimedikajurnal.com/index.php/bmj/article/view/9 8.




DOI: https://doi.org/10.30602/jlk.v4i2.958

Article Metrics

Abstract views : 91|

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Laboratorium Khatulistiwa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JURNAL LABORATORIUM KHATULISTIWA INDEXED BY:

   

LICENSE JOURNAL:

Creative Commons License
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

VISITOR STAT:

Media Laboratorium Khatulistiwa