Toksisitas Akut Ekstrak Metanol Mentimun (Cucumis Sativus L.) Terhadap Larva Artemia Salina Leach Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)

Khairin Akbar Putra, Indah Purwaningsih, Kuswiyanto Kuswiyanto

Abstract


Abstract: Cucumber (Cucumis sativus L) is a plant that is widely consumed by the people. Beside due the delicious taste of it, cucumbers also contain some compounds that can be used as a drug, one of them is to prevent cancer. This plant contains Flavonoid, Saponin, and Tanin. These three compounds are the compounds which is in certain levels can be cytotoxic. Acute toxicity is an early screening test for a specifc cytotoxic potential crop for the development of anti-cancer drugs. The purpose of this research is to know the acute toxicity of cucumber (Cucumis sativus L) methanol extract to the Artemia salina Leach larvae by Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. This research method was an experimental by using BSLT method. The test animal used was the Artemia salina Leach larvae. The method of extraction was maseration method. The results of the study can be seen from the percentage of larvae mortality for each concentration of extract, those are 0 μg / ml, 250 μg / ml, 500 μg / ml, 750 μg / ml, 1000 μg / ml are 0%, 48%, 62 %, 72%, 84% and 92%. Based on the result of probit analysis with microsoft Excel showed that LC50 value of cucumber methanol extract is 201,0165 μg /ml which means this extract have potency of acute toxicity because LC50 value <1000 μg / ml.

Abstrak: Mentimun (Cucumis sativus L) adalah tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain rasanya yang enak, mentimun juga memiliki kandungan senyawa yang dapat bermanfaat sebagai obat, salah satunya adalah untuk mencegah terjadinya kanker. Tanaman ini mengandung Flavonoid, Saponin, dan Tanin. Ketiga senyawa ini merupakan senyawa yang dengan kadar tertentu dapat bersifat sitotoksik. Toksisitas akut merupakan skrining awal untuk menguji suatu tanaman tertentu yang memiliki potensi sitotoksik untuk pengembangan obat anti kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui toksisitas akut dari ekstrak metanol mentimun (Cucumis sativus L) terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Metode penelitian ini berbentuk eksperimental dengan menggunakan metode BSLT. Hewan uji yang digunakan adalah larva Artemia salina Leach. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi. Hasil penelitian dapat dilihat dari persentase kematian larva untuk setiap konsentrasi ekstrak, yaitu 0 µg/ml, 250 µg/ml, 500 µg/ml, 750 µg/ml, 1000 µg/ml secara berturut-turut adalah 0%, 48%, 62%, 72%, 84% dan 92%. Berdasarkan hasil analisis probit dengan microsoft Excel menunjukkan nilai LC50 ekstrak metanol mentimun adalah 201, 0165 µg/ml yang berarti ekstrak ini memiliki potensi toksisitas akut karena nilai LC50 < 1000 µg/ml.


Keywords


Kanker; Cucumis Sativus L; Toksisitas Akut; Artemia Salina Leach; LC50

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.30602/jlk.v2i2.334

Article Metrics

Abstract views : 21| PDF views : 12

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Laboratorium Khatulistiwa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JURNAL LABORATORIUM KHATULISTIWA INDEXED BY:

   

LICENSE JOURNAL:

Creative Commons License
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

VISITOR STAT:

Media Laboratorium Khatulistiwa