PEDOMAN GIZI SEIMBANG BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENGETAHUAN, ASUPAN DAN STATUS GIZI IBU HAMIL

Martinus Ginting, Annasari Mustafa, Iman Jaladri

Abstract


Asupan gizi yang kurang pada ibu hamil dapat melahirkan anak dengan berat badan kurang dan pen- dek (stunting) serta perkembangan otak yang kurang sehingga berdampak pada kualitas sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengetahuan, asupan zat gizi, dan status gizi ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi menggunakan Pedoman Gizi Seimbang Berbasis Pan- gan Lokal. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu hamil di Desa Sebatih (intervensi, n: 31) dan Desa Saham (kontrol, n: 16) menggunakan metode quasy experiment dengan desain Pretest-Post test with control group. Analisis menggunakan T-test dan Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat kecenderungan peningkatan frekuensi konsumsi makanan untuk semua kelompok makanan pada minggu ke lima (setelah edukasi sebanyak 8 kali), kecuali makanan selingan. Kelompok makanan yang paling tinggi peningkatannya berturut-turut adalah lauk nabati (22,6%), sayuran (14,6%), lauk hewani (14,3%),makanan pokok (11,1%), dan buah (9,8%). Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terjadi penurunan risiko KEK pada ibu hamil dari 17,4 % menjadi 4,3 %. Perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol terlihat pada pengetahuan gizi (p=0,002), asupan energi (p=0,003), asupan zat besi (Fe) (p=0,012) dan asupan vitamin C (p=0,030). Edukasi gizi melalui penerapan Pedoman Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal dapat meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil, asupan zat gizi, terutama Zat Besi(Fe) dan Vitamin C, serta dapat menurunkan risiko KEK pada ibu hamil.


Keywords


Pedoman Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal, Pengetahuan Gizi, Asupan Gizi, Status Gizi.

Full Text:

PDF

References


Adriani, L. &. (2017). Perbedaan Kadar Hemoglo- bin, Asupan Zat Besi, dan Zinc Pada Balita Stunting Dan Non Stunting. Amerta Nutrition, 1(2), 117–123.

Fikawati, S, Sya q, V. (2015). Gizi Anak Dan Remaja Depok PT RajamGra ndo Persada.

Kemenkes RI. (2018). Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017.

Kementerian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1–100. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/down- load/info-terkini/hasil-riskesdas-2018. pdf

Nasional/BAPPENAS, K. P. P. (2017). Terjemahan Tujuan Dan Target Global Tujuan Pemban- gunan Berkelanjutan (TPB) Sustainable De- velopment Gosld (SDGs).

Nuryanto, L. R. &. (2017). Pola Asuh Pemberian Ma- kan Pada Balita Stunting Usia 6-12 Bulan di Kabupaten Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur. Doctoral Dissertation Diponegoro University.

Pibriyanti K, S. S. & L. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Slogohimo Kabupaten Wonogiri. Darus- salam Nutrition Journal, 3(2), 42–49.

Rahayu, Yulidasari, P. & R. (2015). Riwayat Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Dibawah Dua Tahun. National Public Health Journal, 10(2), 67–73.

Restu, Sumiaty, Irmawati, S. (2017). Hubungan Status Kek Ibu Hamil Dan Bblr Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Tawiri Kota Ambon.Relationship of Chronic Ener- gy De ciency in Pregnant Women with Low Birth Weight Newborn in Central Sulawesi Province. Jurnal Kesehatan Terpadu, 9(2), 1–7




DOI: https://doi.org/10.30602/jvk.v6i2.516

Article Metrics

Abstract views : 1041| PDF views : 25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Vokasi Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


JVK (JURNAL VOKASI KESEHATAN) INDEXED BY:

 

           

LICENSE JOURNAL:

Creative Commons License
Jurnal Vokasi Kesehatan (JVK) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

MAPS: