Pengaruh Edupal-Flashcard terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu dan Asupan Energi pada Anak Balita di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat.

Endah Mayang Sari, Eri Virmando, Ori Pertami Enardi

Abstract


Latar Belakang: Pemberian makanan pendamping yang buruk dapat meningkatkan risiko kekurangan gizi, morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi balita akan berdampak pada pemenuhan zat gizi pada balita karena pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dari terbentuknya perilaku seseorang. Edupal-Flashcard berisi edukasi pangan lokal berdasarkan Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal (PGS-PL) sebagai solusi untuk peningkatan pengetahuan ibu dan pemecahan masalah gizi balita. Tujuan: Menganalisis pengaruh Edupal-Flashcard terhadap peningkatan pengetahuan ibu dan asupan energi pada anak balita di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Metode Penelitian: Penelitian dengan desain quasi-eksperimental menggunakan rancangan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian kelompok perlakuan dengan menggunakan edupal-flashcard dan kelompok kontrol diberikan penyuluhan. Sampel sebanyak 60 responden yaitu 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kontrol. Data asupan energi diperoleh dari wawancara menggunakan formulir food recall 1x24 jam 1 kali tidak berturut-turut sebelum dan sesudah intervensi. Data Pengetahuan gizi diperoleh dari kuesioner pengetahuan. Analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test dan independent t-test. Hasil Penelitian: Terdapat peningkatan skor pengetahuan ibu sebesar 4,6 poin pada kelompok intervensi dan sebesar 3,36 poin pada kelompok kontrol dengan p=0,000. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan ibu setelah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,253. Pemberian edukasi menggunakan Edupal-Flashcard (intervensi) dengan edukasi menggunakan penyuluhan (kontrol) sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan tidak berbeda secara signifikan. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan energi setelah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,574.

Keywords


Asupan energi; balita; flashcard; pangan lokal; pengetahuan ibu

References


World Health Organization. WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. Geneva; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia BKPKesehatan. Hasil Utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Status Gizi Balita. Jakarta; 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. SSGI 2024. Jakarta; 2025.

Elfanny, Ingtyas HFT, Haryana NR, Sandy YD. The relationship between maternal nutrition knowledge and energy intake in lunchbox and children’s nutritional status. Sport and Nutrition Journal. 2025;7(1).

World Health Organization. Infant and young child feeding. Geneva; 2023.

Tsania N, Rahmat M, Priawantiputri W, Fauziyah RN. Efektivitas edukasi gizi menggunakan media flashcard dan PowerPoint terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang pada siswa sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Dietetik. 2023;2(2).

Nuka NMA, Andini N, Mahmudiono T. The effect of nutrition education using flashcard on changes in knowledge and frequency of breakfast in SD Muhammadiyah 4 Surabaya . Media Gizi Kesmas. 2024;13(2).

Arnisam ZI. Pengembangan media flashcard tentang sayur dan buah sebagai media pendidikan gizi pada anak. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi. 2024;13(1).

Sari NP, Khatimah H, Nasruddin D, Syahruddin AN. Intervensi edukasi worksheet-flashcard untuk meningkatkan asupan protein dan perilaku pemberian makan pada balita (3–5 tahun): studi quasi-eksperimental. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan. 2025;6(3).

Maslakah N, Setiyaningrum Z. Pengaruh Pendidikan Media Flashcard terhadap Pengetahuan Anak tentang Pedoman Umum Gizi Seimbang di SD Muhammadiyah 21 Baluwarti Surakarta. Jurnal Kesehatan. 2017;10(1).

Alasmyah CH, Satari MH, Rahmawati A. Penerapan Flashcard Kipas Anak Pendidikan Seks Anak Usia Dini terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu. Indonesia Journal of Midwifery. 2021;4(2).

Masri E, Adfar TD, Primanofajra M. Pengembangan Media Flashcard Berbahasa Minang tentang Gula, Garam dan Lemak dalam Makanan Jajanan. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 2022;6(1).

Santoso A, Devi M, Kurniawan A. Peningkatan Pengetahuan Siswa Mengenai Jajanan Sehat Menggunakan Media Minicard. . Jurnal Preventia. 2018.

Ikhawati H, Parmin, Sudarmin. Pengembangan Media Flashcard IPA. 2014.

Rohmatin DN, Indana S. Pengembangan Flashcard pada Materi Sistem Gerak Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Kelas VIII SMP. . Jurnal Universitas Negeri Surabaya. 2013.

Wahyuni D, Amareta DI. Pengembangan Media Pendidikan Kesehatan Flashcard Anemia. . Jurnal Kesehatan. 2019;7(2).

Widiyaningsih E, Susilo J, Syamsiatun NH. Pengaruh Pemberian Konseling dengan Media Leaflet dan Mini Flashcard terhadap Asupan Makanan dan Perubahan Z-Score BB/U Balita Gizi Kurang di Puskesmas Tempel I. Naskah Publikasi. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta. 2017.

Notoatmodjo, Soekidjo. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta . Jakarta: Rineka Cipta ; 2007.

Hartanto B. Membantu Orangtua Gali Potensi Anak Pada Golden Periode . In: Smart Parents . Annex Building Wisma Nusantara Complex. ; 2010.

Janter, Mentari Nagraha. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Media Flashcard Pada Anak. [Yogyakarta]: Universitas Negeri Yogyakrta ; 2014.

Sari N. Peningkatan Kemampuan Membaca Melalui Media Flashcard Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bagi Siswa Kelas I Sekolah Dasar Negeri 2 Ngroto Gubug Grobogan Tahun Ajaran 2013/2014. [Surakarta]: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2014.




DOI: https://doi.org/10.30602/pnj.v9i2.2446

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Pontianak Nutrition Journal (PNJ)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.