Rancang Bangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Klinik Nada Medika Pal V Pontianak

Mulyono mulyono, Hajimi Hajimi, Taufik Anwar

Abstract


Abstrak: Rancang Bangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Klinik Nada Medika Pal V Pontianak. Penelitian ini bertujuan merancang bangun instalasi pengolahan limbah cair dengan sistem biofilter anaerob-aerob menggunakan media sarang tawon di Klinik Nada Medika Pal V Pontianak. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan deskriptif yaitu merancang bangun IPAL Klinik Nada Medika Pal V Pontianak yang sesuai standar pengolahan air limbah. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dan pengumpulan data sekunder. Kegiatan Klinik Nada Medika Pal V Pontianak menghasilkan debit air limbah sebesar 0,41 m3/jam sehingga didapat perhitungan dimensi tiap bak pengolahan antara lain: bak penangkap lemak (0,8 m3), bak pengendap awal (1,3 m3), bak anaerob (1,7 m3), bak aerob (1,7 m3), bak pengendap akhir (1,3 m3), bak khlorin (0,08 m3) dengan total volume sebesar 6,88 m3 dan luas lahan yang diperlukan 10,56 m2 serta total biaya yang dibutuhkan Rp 49.246.767,49. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu telah dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Klinik Nada Medika Pal V Pontianak, sehingga dapat dimanfaatkan dan disarankan untuk dirawat sebaik mungkin.

Abstract: The Design of Waste Water Treatment Plant in Nada Medika Clinic Pal V Pontianak.This research was aim to design a waste water treatment plant with anaerobic-aerobic biofilter system by using honeycomb biofilter in Nada Medika Clinic Pal V Pontianak. This research was an observational study with descriptive approach to design waste water treatment plant in Nada Medika Clinic Pal V Pontianak according to the standards of wastewater treatment. The methode used by literature study and secondary data collection. Generally, Nada Medika Clinic produce 0,41 m3/h of waterwaste. So, it can be calculated the amount of containers are needed, which consist of grease trap container (0,8 m3), early sedimentation (1,3 m3), anaerob container (1,7 m3), aerob container (1,7 m3), final sedimentation (1,3 m3) and chlorin container (0,08 m3) with total volume 6,88 m3 and required 10,56 m2 of land and the total cost is  Rp 49.246.767,49. The conclusion of the study is the  management`s instalation of wastewater treatment in Nada Medika`S Clinic has been already, so it can be used wisely and can be treated as good as possible.

 


Keywords


limbah cair klinik; proses pengolahan limbah air; anaerob-aerob

Full Text:

PDF

References


Asmadi dan Suharno. 2012. Dasar-Dasar Teknologi Pengolahan Air limbah. Penerbit: Gosyen Publishing, Yogyakarta.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 58 tahun 1995 mengatur tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Rumah Sakit.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 028/MENKES/PER/I/2011 Tentang Klinik.

Said, Nusa Idaman. 2008. Pengolahan Air Limbah Domestik Jakarta. BPPT, Jakarta.

Sugiarto. 1997. Dasar-Dasar Pengolahan Air Limbah. Penerbit Universitas Indonesia.

Wardani, W.A. 2013. Desain IPAL Hotel Dangau Biofilter Anaerob-Aerob Kabupaten Kubu Raya. Skripsi.


Article Metrics

Abstract views : 14| PDF views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Sanitarian Jurnal Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

SANITARIAN JURNAL KESEHATAN INDEXED BY:

  

LICENSE JOURNAL:

Creative Commons License

Sanitarian Jurnal Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

VISITOR STAT:

Sanitarian Jurnal Kesehatan